post Category: Event & News — admin @ 2:13 pm — post

Saya tahu begitu banyak orang yang berharap bisa menulis buku dan menerbitkannya. Harapan ini wajar karena dunia perbukuan berkembang pesat di Indonesia, sekaligus realisasi aktualisasi diri yang niscaya. Mereka yang telah menulis buku menempati satu kelas sosial yang terhormat sebagai intelektual ataupun orang yang bisa berbagi pemikiran dengan banyak orang lainnya.

Anda mau tahu bagaimana saya bisa menggagas lebih dari 70 judul buku sejak 1994? Demikianlah saya memahami menulis bukan sekadar pekerjaan atau profesi, melainkan sebuah bisnis. Saya sudah mencoba menjadi writerpreneur sejak mendirikan lembaga jasa penerbitan bernama Komposisi 91 pada 1994 bersama sembilan orang teman alumni Editing Unpad. Lalu, 1995 saya mendirikan perusahaan jasa penerbitan sendiri di rumah dengan bermodalkan dua komputer Mac dan satu printer laser HP. Tahun 1997 saya mencoba mendirikan Pusat Informasi dan Kajian Perbukuan (Pikbuk) yang kemudian menyelenggarakan kegiatan seminar, lokakarya, dan training penerbitan. Jadi, telah lebih dari 12 tahun saya berkiprah dalam dunia tulis-menulis, editologi, dan penerbitan buku secara umum. Dari hal inilah produktivitas menulis buku terus berkembang.

Sampai akhirnya saya pun menemukan metode-metode baru dalam menghasilkan tulisan. Saya sebelumnya belajar banyak soal menulis dari materi-materi tulisan Arswendo Atmowiloto, Hilman Hariwijaya, Zara Zettira, Roesli Lahani Yunus, Achmad Setiyaji, The Liang Gie, Eka Budianta, dan banyak lagi penulis senior. Lalu, saya pun memutuskan untuk mendalami teknik menulis buku anak hingga skripsi pun ditujukan untuk mengkaji sastra anak Indonesia.

Teman-teman yang ingin berlatih bersama saya dapat memanfaatkan momentum PELATIHAN MENULIS BUKU UNTUK ORANG AWAM, Angkatan II dan III yang akan diadakan pada 9 Juli 2008, di Hotel Alia Cikini, Jakarta (fullday training) dan 12 Juli 2008, di Hotel Sawunggaling, Bandung (fullday training). Saya akan membongkar rahasia menulis buku dengan cepat dan tepat, sekaligus rahasia isi perut penerbit buku.

Untuk informasi Anda bisa langsung menghubungi Trim Communication HP 081320200363 (Irma).

Don’t miss it!

Horaayy..there are 9 comment(s) for me so far ;)

#1

Ass. mas bambang, saya herry dari MAN Insan Cendekia Gorontalo, yang beberapa waktu lalu ikut workshop di Wisma Haji, Jalan Jaksa, Thamrin. Saya mau tanya mas..kira-kira semangat apa yang perlu saya bangun..mengingat saya punya potensi menulis tapi saya masih ragu apakah hasil karya saya dapat dihargai oleh orang lain, karena mungkin kualiats penulisan saya yang biasa-biasa saja. bagaimana memulai untuk menemukan hal yang”khas” agar tulisan saya menaik walau sederhana. Thanks mas. o85298565344

Herry wrote on July 11, 2008 - 1:14 pm
#2

Wass, Makasih Mas Herry. Semangat lahir dari motivasi dan motivasi lahir dari niat. Tetapkanlah tujuan atau niat kita menulis untuk mencapai apa …. Semua karya berpotensi risiko tidak diminati orang ataupun dianggap orang biasa-biasa saja. Namun, kita tidak akan pernah tahu tanpa memulainya dengan publikasi. Banyaklah membaca tulisan bagus, lalu cobalah untuk meniru gaya penulisan para penulis yang bagus. Demikianlah sampai kini merasa tulisan tersebut sudah berbobot. Ikuti terus tips saya di web ini. Terima kasih.

Bambang Trim wrote on July 15, 2008 - 6:25 am
#3

Dengan hormat,
Mas, keinginan saya untuk mengembangkan diri dan berkarir di dunia perbukuan saya rasakan sangat besar. Saya pernah menjadi editor/copyieditor di sebuah penerbit buku Islam, dan saya sangat bahagia waktu itu karena merasa menemukan tempat dan jati diri saya. Tetapi karena efisiensi perusahaan, saya terpaksa resign. Sekarang saya bekerja di perusahaan telekomunikasi. Yang saya tanyakan, meski tidak bekerja di penerbitan buku, apakah saya masih bisa mengembangkan diri saya di dunia perbukuan? Saya mencoba membuat blog pribadi untuk tetap mengasah keterampilan yang saya yakin bisa. http://menulismimpi.blogspot.com, tolong diperiksa dan dikoreksi, Mas. Dan saya minta saran, apa yang harus saya lakukan ke depan? Terima kasih.

dwi riyadi wrote on July 26, 2008 - 3:18 pm
#4

Dunia buku tidak terkait dengan di mana kita bekerja. Hanya pas saja jika seorang pecinta buku bekerja menjadi editor. Dunia tulis-menulis adalah dunia yang tidak bisa dipisahkan dari bidang apa pun di dunia ini. Karena itu, saya menyebut writing is a business, not a job. Saya sudah lihat blognya Mas. Saran saya teruslah menulis dan azzamkanlah tulisan kita menjadi konsumsi untuk banyak orang.

Bambang Trim wrote on July 28, 2008 - 7:03 am
#5

Ass.pa bambang, saya pernah mengikuti pelatihan editorial di Ikapi jakarta pada tahun 2005, waktu itu saya mendapat pengalaman yang sangat berharga untuk pengembangan pekerjaan. Seiring dengan berjalannya waktu penerbitan tempat saya bekerja sekarang beralih dari mengedit buku pelajaran ke buku umum,saya ingin bertanya langkah apa san progran apa saja yang dilakukan pertamakali dalam pengeditan buku umum. terimakasih untuk bantuannya

indah sulistiyawati wrote on August 6, 2008 - 10:23 am
#6

Terima kasih Mbak Indah.
Pada dasarnya memang berbeda antara textbook dan general book. Buku umum lebih dinamis dari sisi tema dan juga kemasan. Dalam hal ini, seorang editor bupel biasanya lebih mudah beradaptasi dengan buku umum daripada sebaliknya, editor buku umum ke bupel.
Editor buku umum hanya perlu jeli melihat kekuatan topik/tema ataupun content buku sehingga benar-benar menarik buat pembaca sasaran. Lalu, editor juga harus update terhadap fenomena-fenomena terbaru yang dibahas oleh buku tersebut. Selain itu, perlu diketahui tiga jenis naskah, seperti fiksi, nonfiksi, dan faksi. Dalam hal fiksi seperti novel atau puisi, tentu editor harus berhati-hati mengeditnya, dan paling tidak paham sastra. Demikian semoga bisa menjawab.

admin wrote on August 7, 2008 - 5:55 am
#7

ass. terimakasih pa untuk jawabannya,saya merasa ada pencerahan dan agak pd untuk mengedit buku umum.Saya mau tanya lagi pa,apakah ada buku panduan untuk mengedit buku umum dan dimana saya bisa mebelinya?terimakasih, wass.

indah sulistiyawati wrote on August 12, 2008 - 9:41 am
#8

Wass,
Insya Allah saya sedang menyiapkan buku “Seandainya Saya Menyunting Buku” dan edisi revisi “Understanding Copyediting”. Mudah-mudahan bisa terbit pada September nanti. Terima kasih. Ikuti juga nanti pelatihan editor yang saya adakan pasca-Ramadhan nanti.

Bambang Trim wrote on August 13, 2008 - 6:48 am
#9

Terimakasih pa atas jawabannya. Untuk pelatihannya kapan dan dimana ya pa? makasih atas infonya.

indah sulistiyawati wrote on August 14, 2008 - 8:45 am
You can leave a response, or trackback from your own site.

Write Your Comment

Comment Guidelines: Basic XHTML is allowed (a href, strong, em, code). All line breaks and paragraphs will be generated automatically.

You should have a name, right? 
Your email address, I promised I won't tell it to anyone. 
If you have a web site or blog, you can type the URL right here. 
This is where you type your comments. 
Remember my information for the next time I visit.